Pola Asuh Anak

Dalam mengasuh dan mendidik anak yang baik dan benar dapat membantu dalam menumbuhkan rasa kejujuran, kemandirian, rasa empati, kebaikan, keceriaan, dan kerja sama yang ada pada sang anak. Dampak yang lain dan baik dalam mengasuh anak yang benar ialah dapat mampu melindungi anak dari rasa kecemasan, depresi, penyalahgunaan alkohol dan narkoba.

Dalam mengasuh anak ada beberapa jenis asuh untuk anak, diantaranya sebagai berikut:

  1. Pola asuh acuh tak acuh

Pola yang seperti ini membuat anak memiliki sifat kepercayaan diri kurang, memiliki harga diri yang rendah serta akan mencari orang lain sebagai figur orang tua yang dirasa tidak peduli terhadap mereka dan rumah. Dalam pola ini orang tua bersifat tidak siap sedia, mempunyai sikap menolak dan tidak responsif.

  1. Pola asuh permisif

Dalam pola asuh yang seperti ini perilaku orang tua untuk anak nya akan menjadi orang tua yang peduli, penyayang serta aktif untuk mengurus urusan sang buah hati. Dalam pola ini juga dapat membuat anak tidak memiliki kontrol atau disiplin sehingga orang tua menjadi gagal untuk menegaskan kedisiplinan ke anak. Efek dari pola asuh permisif ini dapat membuat anak menjadi pemberontak, agresif, rendah dalam kemandirian, prestasi dan pengendalian diri. Yang akan berlangsung kedalam kehidupan sehari hari membuat anak menjadi tidak menghormati orang tua maupun orang lain.

  1. Pola asuh otoriter

Dalam pola asuh otoriter ini orang tua seakan akan mengetahui yang terbaik bagi anaknya. Pola asuh ini menekankan ketaatan anak kepada orang tua nya. Pola asuh ini juga membuat orang tua memiliki harapan yang besar dari sang anak. Orang tua dengan pola asuh seperti ini memerintah anak dengan menggunakan cara menakut-nakuti sang anak bila membuat kesalahan akan mendapat hukuman yang berat sehingga membuat anak menjadi depresi dan takut. Mendidik anak dengan pola asuh otoriter ini membuat anak menjadi sesorang yang memiliki masalah gangguan kepribadian, memakai napza, menjadi individu yang liar dan memiliki sifat pemberontak.

  1. Pola asuh otoritatif

Dalam pola asuh otoritatif ini menggabungkan antara kepedulian dan mengatur batasan yang konsisten. Pola asuh ini lebih ideal dibandingkan dengan pola asuh yang lainnya. Pola asuh ini menggunakan cara menggunakan perkembangan sosial, emosional dan moral yang lebih adaptif serta menggunakan kemampuan intelektual anak. Dengan pola ini orang tua akan mengaskan anak dan anak akan menjadi orang yang ramah, ceria, energik, mandiri, berprestasi dan kooperatif.